Perbedaan dari seni rupa murni dan terapan

 


Seni Rupa Murni

Seni rupa murni merupakan seni rupa yang berfokus terhadap nilai keindahan tanpa memperdulikan fungsi terapan dari benda yang diciptakan. Seni ini dapat menjadi tidak mudah dipahami oleh kalangan masyarakat umum.

Beberapa contoh jenis seni rupa murni yang ada adalah:

1.    Seni Lukis merupakan salah satu media utama yang paling banyak digunakan dari sejak zaman klasik hingga zaman modern.

2.    Seni Patung ialah bentuk seni rupa murni tiga dimensi yang dapat diapresiasi dari berbagai arah.

3.    Seni Instalasi yaitu media seni rupa yang tidak mengenal batasan media dan dapat berupa gabungan dari media 2d dan 3d yang berisikan lukisan, patung, video, kriya,

 


Seni Rupa Terapan

Sebaliknya, seni rupa terapan sangat mengutamakan fungsi terapan yang dapat diaplikasikan dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, desain produk yang harus memaksimalkan fungsionalitas dari produknya sendiri dibandingkan dengan nilai keindahannya. 

1.    Desain
Mencakup perancangan gambar hingga benda pakai yang diterapkan untuk kebutuhan tertentu, seperti: desain produk, desain brosur, desain kemasan, dll.

2.    Arsitektur
Seni untuk merancang bangunan, baik secara estetis maupun fungsinya.

3.    Kriya Terapan
Kerajinan tangan yang memerlukan keterampilan tinggi untuk membuatnya. Kebanyakan produk hasil seni kriya memiliki nilai guna dan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Perbedaan utama dari seni rupa murni dan terapan adalah seni terapan mengedepankan fungsi, sementara seni rupa murni tidak mempertimbangkannya sama sekali. Bahkan dalam beberapa karya seni murni akan ditemukan benda pakai yang di isolasi dari fungsinya dan menjadi tidak berguna.

Referensi

https://serupa.id/seni-rupa-pengertian-fungsi-wujud-dsb/

https://serupa.id/seni-rupa-murni-pengertian-batasan-fungsi-contoh/

https://serupa.id/seni-rupa-terapan/

Komentar